Cooking Class Lanjutan
Tanggal: Selasa, 09 April 2013
Topik:


COOKING CLASS LANJUTAN

Kerjasama Komunitas Langsung Enak,Koperasi Keju Indrakila dan Tim Fancy Food

 
      

Berita Pati —Sebagai bentuk dukungan terhadap minat bakat anak di bidang kewirausahaan,Penerima Manfaat PSAA Tunas Bangsa Pati telah membentuk kelompok/tim kewirausahaan yang terdiri dari 20 anak, mereka memilih bergerak di bidang makanan kecil dengan label Fancy Food.Fancy Food mengedepankan makanan yang sehat untuk dikonsumsi anak.Selama ini produk yang telah dihasilkan adalah bakpao,kroket,donat dan coklat.Untuk meningkatkan pengetahuan dalam pengolahan makanan dan memperbanyak variasi produk,mereka kembali meminta bantuan komunitas langsung enak untuk berbagi pengetahuan. Dikirimlah surat permintaan untuk membagi ilmu pengolahanan makanan kepada komunitas langsung enak dan mendapatkan respon yang sangat positif .Mereka setuju datang lagi ke Pati untuk berbagi ilmu, kali ini akan mengajarkan mengolah permen coklat dengan benar dan kreasi roti manis.

 



Pada Sabtu, tgl 30 Maret 2013 komunitas langsung enak datang dengan 5 personil: bu Titik,bu Dede, bu Meredith, bu Nina dan Bu Yulia di tambah Pak Noviyanto, Pimpinan Koperasi Keju Indrakila.Kegiatan dimulai pukul 14.00 WIB dan berakhir pada pukul 18.30 WIB.Kali ini peserta dibagi menjadi dua kelompok. Satu kelompok mempelajari cara membuat roti manis dan kelompok satunya mempelajari cara pembuatan permen coklat.
Kelompok Roti manis dipandu oleh bu Titik dan Bu Meredith, mereka mengajarkan cara memilih bahan yang baik,takaran yang sesuai dan teknik untuk mendapatkan adonan roti manis yang kalis.Menurut beliau proses ini sangat penting karena berpengaruh pada hasil roti. Bahan yang benar dengan takaran benar dan diuleni sampai kalis akan menghasilkan roti yang mengembang sempurna dan empuk.Karena di bidang makanan, cita rasa dan penampilan memegang peranan utama akan keberhasilan penjualan produk.Disela-sela proses menguleni, anak-anak bertanya mengenai pemilihan bahan yang ekonomis, dan sesekali menanyakan apakah cara mereka sudah benar.Di bagian roti manis ini anak- anak sangat antusias terutama pada saat menguleni adonan roti karena harus dibanting-banting, sampai ada komentar dari peserta kalau proses ini bisa untuk melepas stress dan disambut gelak tawa peserta lain.Kelompok roti manis menghasilkan kreasi roti isi pisang dan sosis+keju.
Dari kelompok kreasi coklat dipandu oleh Bu Nina, Bu dede dan Bu Yulia.Pertama-tama peserta diajarkan mengenal jenis coklat yang digunakan, ada dark coklat, white coklat dan milk Coklat.Untuk pewarna juga harus menggunakan pewarna makanan yang komposisi bahannya terbuat dari minyak bukan air, karena air adalah komponen yang dapat merusak adonan permen coklat. Sebelum dicairkan coklat di potong-potong bentuk dadu, tidak perlu terlalu kecil karena akan berpengaruh pada tekstur permen coklat.Untuk mencairkan coklat diperlukan air panas dan tidak perlu diatas api karena suhu yang terlalu panas justru akan merusak coklat.Wadah yang dipergunakan untuk mencairkan coklat juga harus pas agar uap dari air panas tidak mengenai adonan coklat.Mereka juga diajarkan cara membekukan coklat dengan benar, coklat harus benar-benar beku baru dimasukkan ke dalam freezer,tidak boleh lebih dari 15 menit. Memasukkan coklat ke freezer tujuannya agar mudah untuk dikeluarkan dari cetakan bukan untuk membekukan.apabila coklat dimasukkan ke freezer sebelum membeku, nantinya setelah dikeluarkan dari freezer akan cepat meleleh dan membuat coklat tidak tahan lama.Setelah semua permen coklat jadi, diajarkan cara mengemas dengan cara yang simpel tapi tampilannya sangat manis.Dari kelompok coklat menghasilkan coklat dengan bentuk lolipop,coklat dengan corn flakes dan praline ( coklat isi selai ).
Diakhir acara Bu nina membagi pengetahuan tentang cara menghitung harga jual dan trik-trik agar produk makanan dapat dijual dengan pangsa pasar pelajar SMP dan SMA.Bu Nina memotivasi anak- anak agar terus maju, mempunyai daya juang yang tinggi dan kreatif, sehingga walaupun sarana dan prasarana terbatas tetap menghasilkan produk yang bagus dan layak untuk dijual.Selain itu juga memberikan gambaran bagi anak-anak yang akan menyelesaikan pelayanan di PSAA Tunas Bangsa Pati, agar tidak perlu takut tidak mendapatkan pekerjaan toh mereka sudah mempunyai bekal kewirausahaan yang dapat dikembangkan ketika mereka keluar.Pak Noviyanto menambahkan agar anak-anak berani bermimpi karena hal-hal besar bermula dari mimpi asal mau berusaha keras dan mempunyai sikap yang baik.Bapak Yasin Pramono Adi sebagai Kasie rehabilitasi sosial mewakili lembaga mengucapkan terimakasih dan mengharapkan kerjasama ini terus berlanjut dan apa yang sudah diberikan oleh komunitas langsung enak bisa bermanfaat bagi semuanya.  < D i a h >
 

 







Artikel dari PSAA Tunas Bangsa Pati
http://tunasbangsa.depsos.go.id

URL:
http://tunasbangsa.depsos.go.id/modules.php?name=News&file=article&sid=55