PENANDATANGANAN PAKTA INTEGRITAS
Tanggal: Senin, 26 November 2012
Topik:


PENANDATANGANAN PAKTA INTEGRITAS

       

Pati, Menindaklanjuti Sosialisasi Zona Integritas(ZI) Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di PSAA Tunas Bangsa sehari sebelumnya, maka pada hari Jumat tanggal 23 November 2012, dilaksanakan penandatanganan Pakta Integritas di Ruang Rapat PSAA “Tunas Bangsa” Pati yang dihadiri oleh seluruh pegawai dan disaksikan oleh Inspektur Bidang Rehabilitasi Sosial Drs. Agus Supardjo M.Pd. Penandatanganan dilakukan secara simbolis, diwakili oleh unit kerja masing-masing, Sub Bagian Tata Usaha diwakili oleh Suharto,SH; Seksi Rehabilitasi Sosial diwakili oleh Yatin; Seksi Program dan Advokasi Sosial diwakili oleh : Uning,S.ST dan Pejabat Fungsional Pekerja Sosial diwakili oleh Joko Mardoyo. Penandatanganan Pakta Integritas merupakan salah satu komponen yang harus diperhatikan dan dipenuhi oleh lembaga yang mempunyai predikat WBK. Dalam sambutannya, Inspektur Bidang Rehabilitasi Sosial Drs. Agus Supardjo M.Pd.menyatakan bahwa Penandatanganan Pakta Integritas merupakan langkah awal suatu lembaga untuk menuju WBK.Selain itu ada hal-hal penting yang masih perlu diperbaiki dalam melaksanakan tugas dan fungsi lembaga terutama dalam proses pengadaan barang dan jasa, pengelolaan keuangan, pengelolaan persediaan, pengelolaan aset Barang Milik Negara, perjalanan dinas, pencapaian sasaran dan program serta Pendapatan Negara Bukan Pajak. Dari semua komponen kegiatan, harus mengikuti prosedur yang sudah ditentukan sehingga tidak ada lagi temuan mengenai masalah-masalah diatas.



Pakta Integritas merupakan salah satu alat (tools) yang dikembangkan Transparency International pada tahun 90-an. Tujuannya adalah menyediakan sarana bagi Pemerintah, Perusahaan swasta dan masyarakat umum untuk mencegah korupsi, kolusi dan nepotisme, terutama dalam kontrak-kontrak pemerintah (public contracting). Konsep, prinsip dan metode Pakta Integritas ini telah dikembangkan di berbagai negara dengan penyesuaian dan modifikasi seperlunya. Hasilnya diakui oleh berbagai lembaga dunia seperti Bank Dunia, UNDP, ADB, dapat mempersempit peluang korupsi dan menghasilkan kinerja yang lebih baik dalam kontrak-kontrak pemerintah, seperti pengadaan barang dan jasa (public procurement), privatisasi, lelang bagi lisensi maupun konsesi dan sebagainya.( diambil dari : Modul Pakta Integritas & Sistem Pemantauan < Pelaksanaan Barang dan Jasa > di Institusi/Lembaga Publik ).
Pakta Integritas merupakan selembar pernyataan yang ditandatangani, tetapi makna yang terkandung didalamnya yang harus dilaksanakan dengan kesadaran dan penuh kejujuran sebagai bentuk konsekuensi dari penandatanganan Pakta Integritas tersebut, agar Pakta Integritas bukan hanya sekedar selembar pernyataan tanpa makna. <diah>







Artikel dari PSAA Tunas Bangsa Pati
http://tunasbangsa.depsos.go.id

URL:
http://tunasbangsa.depsos.go.id/modules.php?name=News&file=article&sid=53