Temu Konsultasi Dan Bimbingan Motivasi Sosial Bagi Orang Tua/Wali
Tanggal: Rabu, 14 Maret 2012
Topik:


Temu Konsultasi Dan Bimbingan Motivasi Sosial Bagi Orang Tua/Wali
Oleh Diah Fajarini

  


Temu Konsultasi dan Bimbingan Motivasi Sosial Bagi Orangtua/Wali penerima Manfaat berbasis institusi dilakukan setiap 4 bulan sekali dengan tujuan untuk memberikan bimbingan dan motivasi terhadap orang tua/wali penerima manfaat reguler dalam pengasuhan anak dan sebagai sarana untuk berbagi informasi mengenai kondisi keluarga dan anak. Laporan perkembangan anak yang mendapatkan perlindungan dan pelayanan kesejahteraan sosial di PSAA"Tunas Bangsa" Pati disampaikan oleh Pekerja Sosial kepada orang tua secara individu maupun kelompok. Dalam pertemuan ini orang tua juga memberikan informasi mengenai kondisi anak apabila anak sedang berada di rumah.
Temu konsultasi kali ini diisi dengan Materi ceramah dan dialog oleh Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial, Yasin Pramono Adi,S.Sos dan Psikolog Rifatul Khoiriyah,S.Psi.
Dalam materinya Kasie Rehsos menyampaikan mengenai Program Seksi Rehabilitasi Sosial yang diberikan kepada Penerima Manfaat. Sosialisasi program ini bertujuan agar para orang tua /wali lebih memahami pelayanan yang diberikan oleh PSAA"Tunas Bangsa" Pati kepada penerima manfaat dari pemenuhan kebutuhan dasar, pendidikan, ketrampilan, bimbingan mental dan sosial.
Selain itu juga memberikan informasi mengenai peraturan-peraturan yang ada yang bertujuan agar orang tua/wali lebih paham sehingga nantinya dapat bersama-sama pengasuh memberikan bimbingan dan motivasi terhadap anak untuk mematuhinya.
 

 



Materi kedua dibawakan oleh Rifatul Khoiriyah,S.Psi dengan judul "Orang tua Cerdas Dimasa Tumbuh Kembang Anak".
Dalam materinya Bu Ririf demikian Rifatul Khoiriyah,S.Psi biasa disapa mengemukakan point-point dalam menjadi orang tua yang cerdas , yaitu :
1. Perlu persiapan dan belajar terus menerus sebagai orangtua
2. Orangtua cerdas tidak hanya bergantung dari pendidikan
3. Orangtua cerdas bersumber dari kesadaran akan kebutuhan anak
4. Orangtua cerdas memberikan bekal yang pas pada tumbuh kembang anak sehingga anak menjadi generasi penerus yang tangguh
Untuk menjadi orang tua yang cerdas dibutuhkan pemahaman mengenai tumbuh kembang anak, tugas perkembangan anak dan hambatan-hambatan yang dihadapi anak dalam tumbuh kembangnya.
Keluarga menjadi faktor yang penting dalam perkembangan anak karena melalui keluarga anak belajar : mengerti tentang diri dan bagaimana orang lain mensikapi,berfikir tentang apa yang dirasakan dan membuat pilihan,membaca dan bereaksi pada ketakutan dan harapan
Untuk itu orang tua juga perlu :
1. Sadar akan emosi anak
2. Mengenali emosi sebagai kesempatan untuk mengajarkan anak emosi yang tepat
3. Mendengarkan, empati dan menegaskan
4. Membantu anak mengenali emosinya
5. Membantu menawarkan penyelesaian persoalan
Dalam berkomunikasi dengan anak sebaiknya dihindari kalimat negatif dan bantulah anak untuk menghadapi masalahnya, tanpa harus melakukan proteksi yang berlebihan kepada anak karena anak yang tangguh adalah anak yang dapat menghadapi tantangan dan masalah bukan anak yang imun dari tantangan dan masalah.







 







Artikel dari PSAA Tunas Bangsa Pati
http://tunasbangsa.depsos.go.id

URL:
http://tunasbangsa.depsos.go.id/modules.php?name=News&file=article&sid=38