TATA TERTIB PENERIMA MANFAAT
Tanggal: Selasa, 21 Pebruari 2012
Topik:


TATA TERTIB PENERIMA MANFAAT
Oleh Dwi Boy Martriosya

 

 


Ruh :   “Tata tertib adalah sarana anak untuk belajar disiplin serta perlu evaluasi perilaku penerima manfaat secara berkala “

Pati, ketika dilakukan rapat pembinaan pegawai di bulan Februari, Kepala PSAA ‘Tunas Bangsa’ Pati yakni Drs. Ruh Sanyoto,MM mengatakan bahwa sistem pelayanan penerima manfaat berbasis institusi harus menyertakan tata tertib yang berefek kepada perubahan perilaku.

Perubahan perilaku yang kurang positif ketika para penerima manfaat di lingkungan asalnya dapat secara bertahap berubah kearah yang positif,salah satu pendekatan menuju perubahan perilaku adalah dengan alat bantu yakni tata tertib.

 



Tata tertib ini terdiri dari 20 pasal/aturan dari teringan yakni tentang kebersihan hingga yang terberat yaitu membawa senjata tajam narkoba dan foto serta video porno.
Menurut Enri Pamawan selaku penanggung jawab pembuatan tata tertib “hukuman yang diberikan ada beberapa tahap dan tingkatan, contohnya ketika anak yang tidak sholat berjamaah tidak bisa disamakan frekuensi hukumannya dengan yang membawa atau menonton video porno”.
Tata tertib ini pun akan dievaluasi tiap semester sesuai dengan hasil kajian dan fakta lapangan yang ditemukan pada proses Case Conferance.

 







Artikel dari PSAA Tunas Bangsa Pati
http://tunasbangsa.depsos.go.id

URL:
http://tunasbangsa.depsos.go.id/modules.php?name=News&file=article&sid=37