Program Perlindungan dan Pelayanan Kesejahteraan Sosial Anak Berbasis Keluarga
Tanggal: Sabtu, 01 Oktober 2011
Topik:


Sapi Rembang

Oleh : Dwi Boy Martriosya

 

Sapi merupakan salah satu hewan favorit manusia untuk di konsumsi bahkan menjadi makanan yang hampir setiap hari menjadi berita, baik proses ternaknya hingga bagaimana banyaknya orang yang memanfaatkan dengan picik untuk mencari keuntungan dalam penjualan dengan teknik memasukan air kedalam tubuhnya (Glonggongan) hingga menyuktikan cairan kimia. Serta pemerintah yang import ke Indonesia pada tahun 1974.
Sedangkan Rembang merupakan Kabupaten di Jawa Tengah yang tergolong daerah miskin. Alamnya kering dan tingkat pendidikan cukup tertinggal, mungkin karena di perbatasan yang terkadang luput dari perhatian.
Salah satu khas beberapa kecamatan di Rembang sapi di rawat oleh masyarakat yang kurang mampu dan di titipkan oleh para pemilik sapinya, yang menarik adalah sapi di “inapkan” didalam rumah sang perawat sapi tersebut.



Dari sekian banyak perawat sapi tersebut ada dua anak yang membantu ibunya dengan status janda untuk membantu merawat dan “tidur” bersama sapi di rumah bilik bambu tempat tinggalnya.
Silih Warno dan Dewi Setyowati merupakan anak dari para perawat sapi tersebut, dengan rumah biliknya Dewi melewati malam hari tanpa penerangan listrik hanya bertiga antara ibunya dan sapi yang menjadi “kliennya”. Sudah lebih 5 tahun Dewi melewatinya, pada saat ini menempuh pendidikan SMPN  2 Sulang. Kesulitan Dewi dalam hal ekonomi kini telah terbantu untuk biaya pendidikan dan transportasinya menuju sekolah.
Bantuan dari Program Perlindungan dan Pelayanan Kesejahteraan Anak Berbasis Keluarga atau yang biasa di sebut dengan PJJ (Program Jarak Jauh), program ini merupakan salah satu program yang dilaksanakan oleh Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) “Tunas Bangsa” Pati.
Menurut Enri Pamawan, selaku petugas pelaksana pendampingan, program ini sangatlah tepat untuk keluarga kurang mampu , membantu keluarga untuk mengerti dan paham tentang pengasuhan anak dan bantuan penunjangnya dapat dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan dan pendidikannya.Sehingga pada akhirnya program ini dapat berperan dalam pengentasan kemiskinan melalui pendidikan sebagai pendorong perubahan tingkat pengetahuan serta keterampilan bagi si anak.
Semoga para anak “ Perawat Sapi” menjadi tulang punggung perubahan bangsa atau paling tidak menjadi agen perubahan di desanya
 







Artikel dari PSAA Tunas Bangsa Pati
http://tunasbangsa.depsos.go.id

URL:
http://tunasbangsa.depsos.go.id/modules.php?name=News&file=article&sid=26